opini mahasiswa metro melawan narkoba dengan agama
N
|
Mahasiswa
Metro Melawan Narkoba Dengan Agama
arkotika
telah lama dikonsumsi oleh manusia. Semakin lama, para pemakai narkoba makin
meluas, dari kalangan anak baru remaja,
kalangan artis dengan gaya hidupnya, remaja broken home, orangtua, bahkan para kalangan
mahasiswa yang tersebar diseluruh belahan indonesia. Jenis narkoba pun semakin
banyak ragamnya, mulai dari bentuk pil untuk yang susah tidur sampai berbentuk
makanan juga ada. Tampaknya negara kita sudah menjadi incaran negara luar untuk
menyuplai narkoba dinegara tercinta kita Indonesia. Bahkan akhir-akhir ini
marak sekali kalangan artis remaja banyak yang tertangkap kasus narkoba. Satu
tertangkap yang lainnya juga ikut menyusul. Sebenarnya apa penyebab negara kita
mudah sekali dimasuki penyuplai narkoba dan cara apa yang dianggappaling ampuh
untuk membrantas fenomena tersebut.
Berdasarkan fenomena yang sedang marak
dikalangan mahasiswa, sebagai salah satu mahasiswa disalah satu Universitas
Negeri di Metro ingin berasumsi cara ampuh seperti apa yang harus dilakukan
untuk memerangi narkoba? Disini penulis merasa prihatin, bahwa kebanyakan anak
artis yang hidupnya sudah dirasa cukup saja masih kebablasan apalagi yang kebanyakan
mahasiswa sebagai anak kost tanpa bimbingan orangtua sering kali terbesit dalam
pikiran bahwa apa yang dilakukan remaja tersebut ketika tidak ada kegiatan yang
ia lakukan? Pasti banyak orang berfikirnya kemana-mana. Namun,perlu digaris
bawahi tidaksemua remaja berfikiran pendek, terkhusus untuk remaja yang memang
benar-benar niatnya untuk sekolah karena orangtua dirumah.
Melawan narkoba bukanlah hal mudah
menurut saya. Sebenarnya pemerintah juga sudah melakukan segala cara untuk
menumpas kejahatan narkoba, salah satunya dengan menghukum mati bandar narkoba
yang tertangkap di Indonesia. Namun, ternyata jaringan narkoba lebih besar dari
yang diperkiran, setiap harinya masih ada saja yang tertangkap karena ketahuan
menyuplai narkoba ke Indonesia yang pasti dengan harga yang tidak sedikit. Hal
itu pun juga dilakukan dengan berjuta-juta cara dimulai dari dimasukkan kedalam
celana dalam, dimasukkan kedalam makanan, dimasukkan kedalam plastik dll.
Sebenarnya perlakuan seperti dilakukan hanya karena tuntutan ekonomi. Siapa
sangka sebagai kurir narkoba gajinya pun
menggiurkan.
Sebagai
mahasiswa khususnya dimetro, meskipun belum dan jangan sampai terdengar ada
berita yang memberitakan ada warga maupun mahasiswa yang memakai naroba maupun
bentuk-bentuk lainnya. Berbicara tentang melawan narkoba, sebagai mahasiswa
jurusan Pendidikan Agama Islam, berbagai agama besar dunia ternyata lahir tidak
jauh dari sumber penghasilan bahan yang sekarang digolongkan sebagai narkotika.
Narkotika dan minuma keras telah lama dikenal umat manusia, tetapi sebenarnya
lebi banyak mudharatnya dibanding manfaatnya. Bahkan setiap agama besar
melarang umatnya untuk mengkonsumsi narkotika dan minuman keras. Tetapi
terkadang hal tersebut dikesampingkan hanya karena tuntutan dan gaya hidup jika
tidak memakai tidak gaul alias kekinian (ujar anak muda zaman sekarang ini). Misalnya
agama Kristen-Protestan maupun Katolik- menebarkan pesan:
“kesulitan untuk meninggalkan narkoba adalah
hidup dalam salib yang harus dipanggul setiap hari”
Dari
pesan tersebut tampak bahwa dunia narkoba adalah hidup dalam kesengsaran dan
penderitaan. Begitupun dengan agama Hindu yang mewantiwanti seseorang agar
tidak melakukan lima “M” yakni: Maling, Minum,Main, Madon dan terahir Madat.
Yang berkaitan dengan pembahasan penulis yaitu Madat, yang artinya mengonsumsi
narkotika. Bahwasanya sebenarnya setiap agama itu melarang umatnya untuk
mendekati hal-hal yang negatif. Karena penyesalan pasti dirasakan diakhir
nantinya. Banyak sudah contoh yang sudah kita ketahui jalan ceritanya, kita
ambil saja Alm. Ustad Jefri Al-Buchori ynag dimana dimasa remajanya ia
ketergantungan narkoba yang membuat hidupnya kehilangan arah, namun karena
agama yang dianutnya ia dapat diselamatkan dengan jalan dakwah. Sebenarnya
agama yang kita percayai sejak lahir akan membawa kebahagiaan bukan malah
kesengsaraan. Dalam wacana Islam, ada beberapa ayat Al-Qur’an dan Hadist yang
melarang manusia untuk mengon nsumsi minuman keras dan hal-hal yang memabukkan
sama dengan larangan mengonsumsi narkoba terdapat dalam Q.S Maidah: 90. “wahai orang-orang yang beriman!sesungguhnya
minuman keras, berjuudi, (berkurban untuk) berhala, dan ,mengundi nasib dengan
anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah
(perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung”. Bismillah Silahkan
sama-sama dicek supaya kitab suci Al-Qur’annya sama-sama dibuka ya.
Ya,
sekali lagi. Agama. Agama mengajarkan kita untuk bersyukur, dan menghadapi
segala kesulitan hidup dengan kepala dingin bukan mendekati kesengsaraan.
Alhamdulillah dikota metro ini udaranya sejuk dan banyak pondok pesantren yang
didirikan disana. Selama kita tetap berpegang teguh pada agama banyak terapi
yang bisa kita lakukan untuk melawan narkoba disekitar kita selam kita masih
mau peduli dengan sesama dan lingkungan sosial kita. Banyak kisah nyata yang dapat sama-sama kita
ambil hikmahnya, salah satunya saya kutip dari salah satu buku karya M. Arief
Hakim dengan tema Bahaya Narkoba Alkohol “cara islam mencegah, mengatasi, dan
melawan” dengan ending cerita pada halaman 92 yang berbunyi “ Jika engkau selalu berharap dan berdoa kepada
Tuhan, pasti akan ada jalan menuju Cahya”. dari kalimat tersebut banyak
makna yang tersirat didalamnya. Dan seklaigus ada teknik yang bisa dilakukan.
Dan ada saat dimana spiritualitas agama cukup efektif bahkan sangat cukup untuk
menyembuhkan penderita narkoba. Karena sebenarnya stres pada tubuh hanya
sebagian saja yang tidak seimbang selama masih dapat mengingat Tuhan apapun
bisa terjadi. Dan jangan lupa merangkul, membina, membimbing, mengarahkan
jangan malah menyudutkan, menyalahkan, hanya karena salah seorang sudah
terlanjut terken candunya. Memang, agama hanya salah satu alternatifnya maka
harus dibarengi dengan sifat luar dan dalamnya agar seimbang sesuai dengan
sifat, watak, dan kepribadian seseorang. Jangan lupa menaruh metode cinta dalam
menyembuhkan pecandu narkoba,karenapecandu tidak bisa disalahkan hanya perlu
dibantu untuk keluar dari ambang yang sudah terlanjur didalami. Bahkan narkoba
bisa membawa pada kematian juga. Itulah mengapa kita harus menerapkan agama dan
cinta dalam melawan narkoba yang sudah merajalela. Save agama jauhi narkoba!
ALHAMDULILLAH
Semoga
para pecinta opini dapat mengambil pembelajaran didalamnya.
Bantu
mahasiswa mengeluarkan opininya pada publik, bantu pecandu narkoba dengan agama
dan cinta. Allahuakbar!
Komentar
Posting Komentar